Rangkaian Aktivitas Persiapan PB Porprov XV Jabar 2026 dari Januari hingga Oktober

KOTA BEKASI – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 Kota Bekasi menjalankan rangkaian persiapan sejak Januari hingga Oktober 2026 untuk mendukung pelaksanaan pertandingan dan pelayanan peserta. Kegiatan mencakup koordinasi antardaerah, sosialisasi kepada masyarakat, pemeriksaan venue, finalisasi administrasi kontingen, serta penyiapan sistem pelaporan hasil pertandingan.
Sebagai tuan rumah utama bersama Kota Bogor dan Kota Depok, Kota Bekasi menyiapkan penyelenggaraan melalui kerja sama PB, pemerintah daerah, KONI Jawa Barat, dan pengurus cabang olahraga. Persiapan tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan menjelang upacara pembukaan pada 7 November 2026.
Koordinasi pada awal tahun antara lain berlangsung di Bandung pada 22 Januari. Ketua Umum PB Porprov Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, yang juga Wakil Wali Kota Bekasi, hadir bersama jajaran perangkat daerah dan KONI Kota Bekasi. Forum tersebut membahas kebutuhan teknis olahraga, dukungan anggaran, infrastruktur, serta promosi daerah.
“Porprov XV Jawa Barat 2026 merupakan agenda strategis yang membutuhkan persiapan matang dan kolaborasi semua pihak,” kata Abdul Harris dalam rapat tersebut.
Pada 1 Februari, PB Kota Bekasi menginisiasi kegiatan hitung mundur 279 hari menuju Porprov di Plaza Patriot Candrabhaga. Kegiatan melibatkan unsur KONI Jawa Barat, daerah tuan rumah, dan perwakilan kontingen sebagai bagian dari pengenalan penyelenggaraan kepada publik.
Sosialisasi berlanjut melalui Funday Morning di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada 19 Juli. Kegiatan tersebut mempertemukan warga, komunitas olahraga, dan pelaku UMKM dalam suasana penyambutan Porprov XV Jabar 2026.
Koordinasi kewilayahan diperkuat dalam rapat evaluasi pada 13 Agustus. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama PB dan jajaran kewilayahan membahas kesiapan lingkungan sekitar venue, pengamanan, parkir, serta jalur perlintasan atlet dan ofisial. Camat dan lurah juga diminta memperluas sosialisasi hingga tingkat RT dan RW.
Memasuki September, tim PB melakukan kunjungan ke venue di Kota Bekasi dan sejumlah daerah pendukung. Tim dibagi ke beberapa zona untuk memeriksa kondisi arena, fasilitas penunjang, aksesibilitas, serta kebutuhan teknis cabang olahraga. Peninjauan menjangkau fasilitas akuatik, arena sepatu roda, berkuda, bowling, dan olahraga dirgantara.
Tahapan administrasi kontingen dilanjutkan melalui Delegate Registration Meeting (DRM) pada 17–18 September di Asrama Haji Kota Bekasi. Kegiatan dibuka Abdul Harris dan melibatkan Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) KONI Jawa Barat serta delegasi KONI kabupaten dan kota. Data atlet dan ofisial diperiksa, dicocokkan, dan difinalisasi sebagai dasar keikutsertaan dalam pertandingan.
Untuk pertandingan yang menggunakan jalan umum, PB berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta perwakilan triathlon dan balap sepeda nomor road race pada 21 September. Pembahasan mencakup pengaturan lalu lintas, pengamanan lintasan, akses kendaraan, serta antisipasi kepadatan dengan memperhatikan keselamatan atlet dan mobilitas masyarakat.
Pada akhir September hingga awal Oktober, PB memfasilitasi Desk Meeting Ke-3 di sekretariat PB, Gate VI Stadion Patriot Candrabhaga. Forum tersebut mempertemukan Panwasrah KONI Jawa Barat, panitia pelaksana, dan Technical Delegate untuk menyelaraskan kebutuhan teknis berbagai cabang olahraga.
Persiapan pengelolaan hasil pertandingan diperkuat melalui bimbingan teknis Games Result Management System (GRMS) yang diselenggarakan KONI Jawa Barat di Bandung pada 5 Oktober. Kegiatan diikuti perwakilan PB dari daerah tuan rumah bersama Technical Delegate. Melalui sistem tersebut, hasil pertandingan harus memperoleh persetujuan Technical Delegate sebelum dikirim ke pusat pengelolaan data.
Sehari kemudian, rapat koordinasi bersama DPRD dan Pemerintah Kota Bekasi membahas kesiapan venue, kebutuhan operasional cabang olahraga, serta fasilitas pendukung. Percepatan serah terima aset turut menjadi perhatian agar arena dapat dimanfaatkan untuk latihan dan persiapan teknis.
Abdul Harris mengarahkan persiapan Porprov pada empat sasaran, yakni sukses administrasi, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi. Di bidang komunikasi publik, informasi persiapan, pengenalan cabang olahraga, serta profil atlet terus dipublikasikan melalui portal resmi porprovbekasikota2026.id.
Temukan Informasi Terkait
Lainnya Terkait Event

ISS 2026 Soroti Potensi Ekonomi Olahraga melalui Investasi, Wisata, dan Bursa Kerja

H-50 Pembukaan Porprov XV Jabar 2026, Tahap Finalisasi Kesiapan Lintas Sektor

