Kembali

H-50 Pembukaan Porprov XV Jabar 2026, Tahap Finalisasi Kesiapan Lintas Sektor

News18 September 2026
Ilustrasi H-50 Porprov XV Jabar 2026

KOTA BEKASI – Hitung mundur menuju pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 memasuki H-50 pada Jumat (18/9/2026).


Menjelang upacara pembukaan pada 7 November, Panitia Besar (PB) Porprov, KONI Jawa Barat, pemerintah daerah tuan rumah, dan seluruh kontingen terus menuntaskan berbagai detail penyelenggaraan dan kesiapan dalam menghadapi pertandingan.


Teknis upacara pembukaan menjadi salah satu perhatian dalam tahap finalisasi. Ketua Panitia Besar Porprov XV Jabar 2026 Abdul Harris Bobihoe mengatakan pembukaan akan dikemas semeriah mungkin untuk menunjukkan kemegahan ajang olahraga terbesar se-Jawa Barat tersebut, tanpa mengabaikan efisiensi anggaran.


“Opening ceremony-nya juga harus disiapkan. Tidak mahal, tapi ada wujud bahwa megahnya Porprov itu bisa dilakukan. Biar kelihatan wah dikit lah, tapi enggak harus mahal,” ujar Harris di Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (16/9/2026).


Porprov XV dilaksanakan dengan pola tuan rumah bersama. Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok menjadi tiga kota utama pelaksana, dengan dukungan beberapa kota dan kabupaten lainnya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sumedang.


Skema lintas daerah tentunya membutuhkan koordinasi terpadu terkait arena pertandingan, transportasi, akomodasi, keamanan, layanan kesehatan, dan sistem informasi.


Berdasarkan data persiapan Pemerintah Kota Bekasi, Porprov XV Jabar 2026 akan mempertandingkan 47 disiplin olahraga pada 48 venue. Sebanyak 27 venue berada di Kota Bekasi, sedangkan 21 lainnya tersebar di luar Kota Bekasi. Ajang tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 8.500 atlet dan ofisial.


KONI Jawa Barat pada akhir Agustus melaporkan progres kesiapan penyelenggaraan secara umum telah mencapai sekitar 80 persen. Sementara itu, khusus untuk venue pertandingan di Kota Bekasi, Harris yang juga Wakil Wali Kota Bekasi menyebut kesiapannya telah berada di kisaran 90 persen.


“Secara umum venue sudah siap sekitar 90 persen, tinggal finishing saja,” jelasnya.


Tahapan administrasi peserta juga terus dimatangkan. PB Porprov bersama KONI Jawa Barat menggelar Delegation Registration Meeting di Asrama Haji Kota Bekasi, Kamis (17/9/2026), sebagai bagian dari finalisasi data kontingen dan keabsahan atlet.


Harris menegaskan penyelenggaraan Porprov diarahkan pada empat sasaran, yakni sukses administrasi, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi. Keempat sasaran tersebut tetap menjadi pegangan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.


Pada hari yang sama, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau GOR Bang Yan dan GOR Basket. Beberapa penyempurnaan masih diperlukan, di antaranya penambahan pendingin ruangan di GOR Basket dan penataan alur pergerakan atlet, ofisial, serta penonton. Renovasi Lapangan Serbaguna Margahayu juga terus dipantau.


Memasuki 50 hari terakhir, perhatian penyelenggara tidak hanya tertuju pada pekerjaan fisik. Uji fungsi fasilitas, pengamanan, manajemen lalu lintas dan parkir, akreditasi, layanan medis, kesiapan petugas, serta penyampaian informasi pertandingan harus dipastikan berjalan sebagai satu sistem.


Porprov XV Jabar 2026 juga menjadi bagian penting dari pembinaan dan penjaringan atlet Jawa Barat menuju kompetisi nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional 2028. Sisa waktu harus dimanfaatkan untuk memastikan seluruh pertandingan berlangsung adil, aman, tertib, dan profesional.


Bagikan Berita Ini