Kembali

Panwasrah KONI Jabar Pastikan Persiapan Porprov XV Jabar 2026 Masuki Tahap Akhir

News26 Oktober 2026
Porprov XV Jabar 2026

BANDUNG – Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 memasuki tahap akhir. Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) menyebut kesiapan secara keseluruhan telah mencapai 90 hingga 99 persen, dengan penyelesaian sejumlah persoalan venue dan penguatan prosedur keselamatan atlet menjadi perhatian utama.


Ketua Panwasrah Porprov XV Jabar 2026, Andrian Tedjakusuma, mengatakan sebagian besar kebutuhan teknis maupun nonteknis telah dipersiapkan oleh panitia besar bersama daerah penyelenggara. Persoalan yang masih tersisa terutama berkaitan dengan kondisi alam yang memengaruhi kelayakan lokasi pertandingan.


“Untuk saat ini, dari sisi Panwasrah, kami melihat kesiapan semua PB Porprov sudah mencapai 90 sampai 99 persen. Secara umum sudah siap semua, hanya beberapa yang masih menyisakan kendala,” ujar Andrian, Senin (26/10/2026).


Salah satu penyesuaian dilakukan pada cabang olahraga dayung nomor kano. Lokasi pertandingan yang semula direncanakan di Kabupaten Bandung dipindahkan ke Karawang karena kondisi alam di lokasi awal tidak memungkinkan untuk digunakan.


Penyesuaian tersebut memerlukan kepastian kesiapan venue pengganti agar pertandingan dapat berlangsung sesuai kebutuhan teknis sekaligus mendukung keselamatan peserta.


Sementara itu, venue cabang olahraga ski air masih menghadapi persoalan ketinggian muka air. Panitia memantau perkembangan kondisi lokasi serta menyiapkan sejumlah alternatif untuk mengantisipasi apabila venue yang telah ditetapkan belum dapat digunakan.


“Untuk ski air, ketinggian muka air di venue yang sudah ditetapkan masih agak kurang. Mudah-mudahan dengan kondisi hujan yang lebih banyak, permukaan air bisa meningkat dan lokasi tersebut dapat digunakan. Namun, kami tetap menyiapkan beberapa alternatif,” tutur Andrian.


Lokasi alternatif yang dipertimbangkan meliputi kawasan Saguling di daerah Armed, Waduk Jatiluhur, serta salah satu lokasi perairan di Kabupaten Bogor. Pemeriksaan masih dilakukan untuk menentukan tempat yang paling memungkinkan bagi pelaksanaan pertandingan.


Dari sisi kesiapan daerah, Andrian menilai Kota Depok telah mencapai 100 persen karena tidak terdapat perubahan venue. Kota Bogor juga menunjukkan kesiapan tinggi, meskipun persoalan kondisi alam untuk pertandingan ski air masih perlu dipastikan. Adapun Kota Bekasi masih menuntaskan sejumlah kebutuhan teknis, termasuk yang berkaitan dengan penyesuaian venue dayung.


Daerah pendukung, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sumedang, juga dinilai telah siap mendukung penyelenggaraan.


Selain memeriksa fasilitas, Panwasrah akan melakukan pengecekan lebih terperinci terhadap kesiapan panitia pelaksana, terutama pada cabang olahraga yang dipengaruhi cuaca, kondisi perairan, dan lingkungan terbuka. Pengawasan tersebut mencakup penerapan prosedur keselamatan, mitigasi risiko, serta kesiapan penanganan keadaan darurat.


Andrian menekankan bahwa pengalaman kecelakaan dalam pertandingan olahraga harus menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara. Karena itu, kesiapan tidak hanya dilihat dari kelengkapan venue dan administrasi, tetapi juga kemampuan panitia melindungi keselamatan atlet selama pertandingan.


Pada aspek pendanaan, Andrian menyebut anggaran penyelenggaraan di daerah, berdasarkan pemantauan Panwasrah, telah dicairkan dan tersedia untuk mendukung kegiatan. Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi acara pembukaan dan penutupan juga disebut telah memperoleh keputusan Gubernur Jawa Barat.


Dengan persiapan yang mendekati penyelesaian, Panwasrah meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan segera menuntaskan kebutuhan yang masih tersisa. Langkah tersebut diperlukan agar Porprov XV Jabar 2026 berlangsung lancar, tertib, dan aman serta memberikan kesempatan bagi atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik.

Bagikan Berita Ini