Kembali

Mengenal Tujuh Cabor Eksibisi dalam Porprov XV Jabar 2026

News15 Oktober 2026
Ilustrasi

KOTA BEKASI – Istilah eksibisi dalam dunia olahraga merujuk pada pertandingan atau perlombaan yang diselenggarakan sebagai ajang peragaan, pengenalan, maupun promosi suatu cabang olahraga. Berasal dari bahasa Inggris exhibition yang berarti pameran atau pertunjukan, eksibisi umumnya berlangsung di luar kompetisi resmi perebutan medali.


Konsep pertandingan eksibisi telah dikenal sejak lama dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga internasional. Pada Olimpiade Stockholm 1912, misalnya, olahraga gulat tradisional Islandia yang dikenal sebagai glima diperkenalkan melalui pertandingan demonstrasi.


Dalam perkembangannya, eksibisi dimanfaatkan untuk memperkenalkan olahraga yang belum masuk program pertandingan resmi. Sejumlah cabang olahraga, seperti bisbol dan curling, bahkan pernah berstatus demonstrasi sebelum kemudian masuk dalam program resmi Olimpiade.


Kini, konsep eksibisi juga diterapkan dalam berbagai kompetisi multicabang sebagai sarana memperluas pengenalan olahraga, mengembangkan pembinaan atlet, sekaligus mengevaluasi kesiapan suatu cabang untuk dipertandingkan secara resmi.


Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menetapkan tujuh cabang olahraga (cabor) berstatus eksibisi melalui Surat Keputusan Ketua Umum KONI Jawa Barat Nomor 123 Tahun 2026.


Ketujuh cabor tersebut adalah Kabaddi, Padel, Pickleball, Savate, Teqball, Trail Running, dan Xiangqi.


Kabaddi merupakan olahraga beregu asal Asia Selatan yang memadukan kecepatan, kekuatan fisik, dan strategi. Pemain berusaha memperoleh poin dengan memasuki wilayah lawan dan kembali ke wilayah sendiri tanpa tertangkap.


Padel adalah olahraga raket yang memadukan karakteristik tenis dan squash, dimainkan di lapangan berdinding. Sementara Pickleball menggabungkan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja menggunakan raket khusus berbentuk paddle.


Dari kelompok olahraga bela diri, terdapat Savate, seni bela diri asal Prancis yang mengandalkan kombinasi pukulan dan tendangan dengan teknik pertandingan tersendiri.


Adapun Teqball menggabungkan keterampilan sepak bola dengan permainan menggunakan meja khusus berbentuk melengkung. Pemain mengembalikan bola dengan bagian tubuh yang diperbolehkan dalam peraturan pertandingan.


Sementara itu, Trail Running merupakan olahraga lari lintas alam yang menuntut ketahanan fisik serta kemampuan menghadapi berbagai karakteristik medan alami.


Cabor terakhir, Xiangqi, merupakan permainan catur tradisional Tiongkok yang mengandalkan kemampuan berpikir strategis, penguasaan taktik, dan perhitungan langkah.


Meskipun pertandingan eksibisi dapat menghasilkan juara dan penghargaan, perolehan medalinya tidak diperhitungkan dalam klasemen resmi Porprov.


Keikutsertaan tujuh cabor tersebut memberikan kesempatan bagi organisasi olahraga dan atlet untuk memperkenalkan cabangnya kepada masyarakat, mengembangkan pengalaman bertanding, serta menunjukkan perkembangan pembinaan olahraga di Jawa Barat.

Bagikan Berita Ini