Kembali

Barongsai sebagai Olahraga Prestasi, Bukan Sekadar Atraksi Budaya

News2 Oktober 2026
ilustrasi barogsai sport

PB PORPROV – Barongsai selama ini identik dengan atraksi budaya yang hadir dalam perayaan Imlek atau kegiatan masyarakat. Namun di balik gerakan lincah, tabuhan musik, dan kostum singa yang atraktif, barongsai juga telah berkembang menjadi olahraga prestasi dengan tuntutan fisik, teknik, serta sistem pertandingan yang terukur.


Di Indonesia, perkembangan barongsai sebagai olahraga berada di bawah Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Organisasi tersebut berdiri pada 2012 dan setahun kemudian diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sejak saat itu, barongsai semakin berkembang dalam jalur pembinaan dan kompetisi olahraga prestasi.


Seorang atlet barongsai membutuhkan kekuatan, keseimbangan, kelenturan, koordinasi, serta komunikasi yang sangat baik dengan rekan satu tim. Dalam sejumlah nomor, dua atlet harus menggerakkan kepala dan bagian belakang kostum secara serasi sambil melakukan berbagai manuver, termasuk lompatan dan gerakan akrobatik.


Tingkat kesulitan semakin tinggi pada nomor yang menggunakan tonggak. Atlet dituntut bergerak dari satu pijakan ke pijakan lain dengan presisi, sementara kesalahan kecil dapat memengaruhi penampilan maupun perolehan nilai.


Pertandingan barongsai juga memiliki berbagai nomor. Selain barongsai tradisional dan taolu bebas, kompetisi dapat mencakup nomor kecepatan, halang rintang dan ketangkasan. Cabang ini juga menaungi nomor naga atau liong serta pekingsai yang memiliki karakter gerakan dan pola pertandingan tersendiri.


Dalam Porprov XV Jawa Barat 2026, barongsai menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Kota Bekasi. Sebanyak 10 nomor pertandingan disiapkan, mulai dari barongsai taolu bebas dan tradisional hingga nomor naga dan pekingsai.


Kehadiran barongsai di arena Porprov sekaligus memperlihatkan perjalanan olahraga ini dari akar tradisi menuju kompetisi prestasi. Di balik atraksi yang memikat penonton, terdapat atlet yang berlatih untuk menguasai kekuatan, keberanian, koordinasi dan presisi demi mengejar prestasi terbaik.

Bagikan Berita Ini