Kembali

Bandung Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Perkuat Posisi Jabar sebagai Destinasi Event Olahraga

News29 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026

BANDUNG – Kepercayaan terhadap Jawa Barat sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga berskala besar terus menguat. Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.


Turnamen sepak bola antarnegara kawasan Asia Tenggara tersebut diikuti 14 negara. Kompetisi dibagi dalam dua divisi, dengan Indonesia menjadi salah satu negara penyelenggara.


Untuk Division 1, delapan negara ambil bagian, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Bangladesh, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Sejumlah pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, sedangkan laga lainnya berlangsung di Jakarta.


Dipilihnya Jawa Barat sebagai salah satu lokasi pertandingan menambah panjang pengalaman daerah ini dalam menyelenggarakan kompetisi olahraga nasional maupun internasional.


Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai penyelenggaraan event sepak bola tidak hanya memiliki arti dari sisi kompetisi dan prestasi. Kehadiran pertandingan berskala internasional juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor transportasi, kuliner, perhotelan, merchandise, hingga kegiatan pendukung lainnya.


Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menyambut positif penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jawa Barat. Kehadiran kompetisi internasional dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menghadirkan hiburan olahraga bagi masyarakat.


Stadion Si Jalak Harupat sendiri telah memiliki pengalaman menjadi venue berbagai kompetisi besar. Stadion tersebut antara lain digunakan dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 FIFA 2023.


Momentum FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung ketika Jawa Barat juga tengah mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.


Rangkaian kompetisi tersebut memperlihatkan besarnya aktivitas olahraga di Jawa Barat, mulai dari pembinaan atlet daerah hingga penyelenggaraan pertandingan internasional.


Dengan dukungan fasilitas, pengalaman penyelenggaraan, serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga, Jawa Barat memiliki modal kuat untuk terus mengembangkan ekosistem olahraga, sport tourism, dan industri olahraga secara berkelanjutan.

Bagikan Berita Ini