
Tentang Paralayang
Paralayang merupakan cabang olahraga dirgantara yang menggunakan sayap kain tanpa mesin, dengan pilot duduk pada tempat duduk pengaman yang disebut harness. Pilot umumnya lepas landas dari lereng atau bukit, kemudian memanfaatkan arus udara naik untuk mempertahankan ketinggian dan memperpanjang penerbangan. Nomor perlombaannya antara lain ketepatan mendarat (accuracy landing) dan lintas alam (cross-country). Di tingkat internasional, paralayang dinaungi oleh FAI (Fédération Aéronautique Internationale) melalui komisi gantolle dan paralayang atau CIVL, sementara di Indonesia dibina oleh FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Pada nomor ketepatan mendarat, pilot berusaha menempatkan pijakan pertama sedekat mungkin dengan pusat sasaran; semakin kecil total jarak penyimpangannya selama ronde yang diperhitungkan, semakin baik hasilnya. Pada nomor lintas alam, pilot mengikuti rute melalui titik-titik yang ditentukan, dengan penilaian berdasarkan jarak, waktu, dan komponen lain sesuai aturan perlombaan. Teknik dasar yang perlu dikuasai meliputi mengembangkan dan mengendalikan sayap, lepas landas, mengatur arah serta kecepatan, memanfaatkan arus udara naik, dan melakukan pendaratan yang terkendali. Olahraga ini menuntut konsentrasi, koordinasi, ketelitian, kemampuan membaca cuaca dan arah angin, ketenangan mengambil keputusan, serta disiplin dalam mengikuti prosedur keselamatan.
Cabang olahraga paralayang pada PORPROV XV Tahun 2026 akan dilaksanakan di Kota Bogor
Jadwal Paralayang
Belum ada jadwal pertandingan untuk cabang olahraga ini.
Venue
Panduan Teknis
Belum ada panduan teknis untuk cabang olahraga ini.
Galeri Paralayang
Belum ada gallery terkait cabang olahraga ini.
Berita Terkait
Belum ada berita terkait cabang olahraga ini.
